UA-169280022-1 Public Speaking. Seni Berbicara untuk Ibu, Perlukah? - Lembar Arsita Rahadiyani, Personal Blog milik Arsita Rahadiyani Loekito berisi cerita dan pengalaman

Public Speaking. Seni Berbicara untuk Ibu, Perlukah?

by - October 08, 2020

 


Berbicara merupakan kemampuan setiap orang dalam mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Berbeda dengan kemampuan berbicara yang dimiliki setiap orang dalam beraktivitas sehari-hari, berbicara di depan orang banyak (lebih dari dua orang) guna menyampaikan sesuatu informasi terkadang tidak serta merta mudah dilakukan oleh sebagian individu. Hal ini tentu memerlukan keterampilan tersendiri. Bagi orang yang beraktivitas di lingkungan kantor atau pekerjaan tentu hal ini sangat diperlukan. Bagaimana dengan sosok ibu? Public Speaking. Seni Keterampilan Berbicara untuk Ibu, Perlukah? 


Public Speaking. Seni Berbicara untuk Ibu, Perlukah? 

Seni Keterampilan Berbicara atau lebih dikenal dengan istilah Public Speaking akhir-akhir ini mulai kerap terdengar dan terbaca olehku. Awalnya adalah setelah bergabung di What’sApp Group, WAG, The Jannah Institute Community setelah mengikuti kelas daring tentang Blogging for Beginner yang diadakan saat bulan Ramadan lalu. Di dalam WAG ini beberapa kali para anggota saling bersapa dan membuat celetukan tentang Public Speaking. Misalnya hanya sekedar bertanya kapan lagi akan diadakan kelas Public Speaing. Yang semakin membuat penasaran adalah tidak hanya satu atau dua kali KakMins -sebutan orang yang memandu pembicaraan di kelompok ini- menyebutkan dengan tambahan embel-embel for Youth yang artinya untuk remaja. Ini makin membuatku cari tahu tentang apa itu Public Speaking karena sampai ada kelas dan pelatihan secara offline yang diadakan oleh The Jannah Institut. 


Apa itu Public Speaking?

Menurut wikipedia Public Speaking dapat juga diartikan dengan berorasi atau berpidato, adalah proses atau tindakan melakukan komunikasi kepada audiens atau pendengar secara langsung.


Bagi Prita Hendriana Wijayanti, inisiator dari The Jannah Institute, Public Speaking merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang suatu hal atau topik di depan banyak orang dengan tujuan untuk memberikan pengaruh, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu. 


Ys. Gunadi dari Himpunan Istilah Komunikasi menjelaskan bahwa Public Speaking merupakan sebuah rumpun keluarga Ilmu Komunikasi (Retorika) yang mencakup berdiskusi, berdebat, pidato, memimpin rapat, moderator, Master of Ceremony (MC), dan presenter. Mencakup juga kemampuan seseorang untuk dapat berbicara di depan publik, kelompok maupun perseorangan yang perlu menggunakan strategi dan teknik berbicara yang tepat.


Berbicara itu Penting!

Nah, dari pemaparan pengertian Public Speaking yang cukup lengkap di atas, perlahan aku menyadari bahwa teknik berbicara seseorang itu sesuatu yang penting. Saat hendak menyampaikan suatu infomasi atau hendak mempersuasi seseorang itu kepentingan tertentu teknik berbicara sangat diperlukan. Sehingga keterampilan berbicara seseorang sangat penting untuk dilatih dan terus diasah. Hal-hal yang mencakup ini misalnya sikap dan teknik berbicara yang mumpuni agar pembicara dalam menguasai situasi di hadapannya sehingga dapat menyampaikan pesan atau informasi, atau supaya dapat memberikan pengaruh atau motivitas kepada orang yang dihadapi atau yang sedang ia ajak bicara. 

 

Public Speaking for Moms, Perlukah?

Yang perlu dipahami adalah semua ibu adalah ibu pekerja yang membedakan adalah ranah dimana ia bekerja. Yang satu memilih ranah publik sebagai area bekerjanya, dan yang satu lagi memilih fokus berkerja di ranah domestik. Ranah publik artinya ranah tempat beraktivitas ibu sangat kerap bersinggungan dengan orang banyak, sedangkan untuk ranah domestik kecenderungan ibu beraktivitas bersama orang terdekat atau keluarga lebih banyak. Keduanya memiliki kebanggaan yang sama dan juga kemuliaan yang sama.    

Oleh karena itu seni berbicara juga sangat diperlukan bagi sosok ibu, tidak hanya ibu pekerja di ranah publik saja, namun begitu juga dengan ibu pekerja di ranah domestik. Bagi ibu pekerja di ranah publik tentu saja sangat mudah diterka bahwa seni keterampilan berbicara dibutuhkan saat sedang berkomunikasi dengan rekan kerja, kolega atau client. Nah, ternyata bagi ibu pekerja di ranah domestikpun keterampilan ini tak penting lho. Dalam keluarga saat mendidik dan mengasuh anak, seorang ibu juga membutuhkan seni berbicara yang baik agar menghasilkan pola komunikasi yang efektif, hal ini juga berlaku untuk menjaga komunikasi dengan pasangan tentunya. 

Sedangkan bagiku yang juga seorang ibu pekerja di ranah domestik, seni keterampilan berbicara diperlukan saat sedang melakukan kegiatan komunitas serta aktivitas sosial lain. Di komunitas yang aku mengambil peran sebagai pengurus di dalamnya, kerap ada kebetuhan untuk memberikan testimoni atau kesan yang diambil dalam bentuk video. Hal lain saat aku mengikuti kelas bahasa di tempatku tinggal saat ini, Tsukuba Jepang, umumnya sebelum kelas berakhir diadakan acara perpisahan dimana masing-masing murid harus memberikan speech atau pidato singkat dalam bahasa Jepang tentang diri atau negara asalnya. Kesempatan lain adalah saat aku diminta untuk mengisi Kelas Internasional bagi murid kelas 2 di salah satu Sekolah Dasar yang ada di kota Tsukuba. Aktivitas seperti ini tentu sangat memerlukan seni keterampilan berbicara atau Public Speaking. 

Sehingga begitu di What’sApp Group milik The Jannah Institute Community ada informasi Public Speaking for Moms Class akan dibuka, tanpa banyak pertimbangan lagi aku langsung mengisi formular pendaftarannya. Apalagi kelas diadakan saat musim pandemi seperti sekarang ini yang artinya tidak bisa dilakukan secara tatap muka langsung sehingga dilakukan secara daring atau online, tentu semakin membuatku semangat untuk mengikutinya. 

Flyer Public Speaking for Mom, by The Jannah Institute. Sumber: Instagram TJI 


 Public Speaking. Salah Satu Keterampilan yang Sebaiknya Dimiliki oleh Ibu. 

Seni Keterampilan Berbicara itu sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang, karena tidak hanya untuk melatih mengelola emosi saat harus berhadapan dengan banyak orang, tetapi juga untuk menambah rasa percaya diri seseorang. Bagi seorang ibu seni keterampilan berbicara sangat diperlukan, karena kita tidak pernah tahu kapan kesempatan emas serta tantangan seru akan datang. Dengan berbekal seni keterampilan berbicara yang baik, kesempatan dan tantangan seru tersebut dapat dihadapi. 

Jadi, seni keterampilan berbicara untuk ibu, perlukah?

Buatku sangat penting. Bagaimana dengan Sahabat? 


Sekian 

Semoga bermanfaat. 

ARL 

You May Also Like

3 comments

  1. Kemampuan berkomunikasi yang baik memang dibutuhkan oleh siapa pun. Apa lagi bagi ibu2 yang akan menjadi pendidik generasi dan pemelihara keharmonisan rumah tangga, ya. Kebutuhannya untuk berbicara 20 ribu kata sehari sudah mengungkapkan segalanya hahhaha..

    ReplyDelete
  2. Saya sering melihat anak bicara tidak ada sopan santunnya. Saya pikir, itu karena tidak diarahkan dari kecil oleh orang tuanya, khususnya peran ibu yg sangat dominan dalam mendidik anak di rumah. Pergaulan anak seharusnya bisa diredam oleh orang tua. Pentingnya ibu memahami publik spiking, Salha satunya biar bisa mendidik anaknya juga untuk bisa bicara yg benar dan baik ya

    ReplyDelete
  3. Siapapun itu, career lady ataupun ibu Rumah Tangga harus banget menguasai ilmu public speaking.
    InsyaALLAH bakal bermanfaat banget.
    Semangaatt untuk kita semua :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, dan berkomentar dengan santun 😊

Cara mengisi komentar:
Pilih NAME/URL, Ketik dengan URL Blog, Isi komentar 📝